Menteri Koperasi dan Wamendes Kunker ke Maluku Utara Demi Ekonomi Kerakyatan
De’Link News.com, SOFIFI – Sebanyak 500 orang Kepala Desa dan Lurah di Maluku Utara menghadiri acara Peluncuran dan dialog percepatan Musyawarah Desa/ Kelurahan khusus pembentukan Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih, yang dilakukan di aula Nuku lantai II kantor Gubernur Sofifi, Rabu (4/6).
Acara yang dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Ahmad Riza Patria, Gubernur Malut dan Wagub, unsur Forkopimda Malut, sejumlah bupati/walikota dan rombongan Menteri.
Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa hingga saat ini telah terbentuk kurang lebih 78 ribu KDMP Desa/Kelurahan di seluruh Indonesia dan di Malut sudah 100 persen dengan jumlah 1185 Desa. Saya memberikan apresiasi kepada Pemprov Malut dan Pemkab dan Pemkot yang telah terbentuk KMP, untuk selanjutnya dioperasionalkan dan dapat memberi manfaat terbaik bagi masyarakat.
KDMP ini merupakan ide besar Presiden bapak Prabowo, dengan melibatkan 18 Kementerian/Lembaga yang tertuang dalam Kepres Nomor 9 tahun 2025. Ini bertujuan agar masyarakat bisa maju dan sejahtera.“Jadi KDMP ini ada gerai sembako, gerai simpan pinjam dan usaha lain yang sesuai dengan potensi Desa, makanya Desa itu harus berdaya dan layak” ungkapnya.
Yang menjadi tantangan KDMP adalah masih rendahnya partisipasi masyarakat dan kesadaran kolektif akan pentingnya koperasi. Adanya image negatif publik terhadap koperasi yang bermasalah, koperasi dianggap kurang adaptif terhadap kemajuan teknologi (pada hal KMP akan dikelola secara digital), kapasitas dan kompetensi masyarakat desa berbeda-beda, koperasi harus milik seluruh warga Desa.“KDMP ini harus menjadi kredibel, bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat, karena itu kami melakukan kerja sama dengan aparat penegak hukum dalam mengawal program ini,” katanya.
Kunci kesuksesan KMP adalah SDM, tata kelola organisasi dan sistem. Tujuan kita adalah memakmurkan rakyat, memajukan Desa dan memutus mata rantai kemiskinan agar membuat masyarakat lebih sejahtera.
Usia laporan dari Gubernur dan sambutan sekaligus paparan, dilanjutkan dengan sesi diskusi oleh Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi dan Wamen Desa A. Riza Patria, serta para Kades, Lurah dan pengurus APDESI. (***)


Tinggalkan Balasan