PELUANG serai wangi semakin tberposetugas Berbuka lebar di pasar global, dengan pemeliharaan yang mudah, terbukti bisa memperoleh keuntungan yang signifikan. Kini usaha tersebut merambat ke Kabupaten Buton, terutama di Desa Lasalimu, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton.
Sosok perancang usaha ini adalah La Ode Muhammad Nasir, dimana usaha yang dirintisnya sejak Tahun 2022 telah mempekerjakan petani sebanyak 200 lebih, untuk mendapat pasokan bahan mentah dari serei wangi (Serei Merah, red).”Sekarang saya mempunyai 200 lebih petani yang memasok bahan mentah,”katanya.
Dirinya mengaku bahwa petani itu diberikan bantuan anakan bibit serei wangi untuk ditanam di lahan mereka, kemudian dirinya membelinya dengan harga 7 rupiah perdaun perkilo. Dan selama 6 bulan atau sekali panen kini bisa menghasilkan 20 Ton bahan mentah atau 200 kilo minyak serei wangi.”Selama 6 bulan bisa melakukan panen dengan menghasilkan 200 kilo minyak serei wangi,”jelasnya.Dimana usaha yang ditekuninya ini telah resmi mendapat rekomendasi berupa fasilitasi perizinan (BPOM) dengan nomor : 07247/REG/TR/2022, dibawah naungan CV. Baidul Zaman Pratama dan telah mendapat sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan serta masuk dalam kelompok Tani Agribisnis Atsiri Indonesia.”Usaha serai wangi ini sangat menjanjikan dan bisa mempekerjakan para petani,” ujar La Ode Muhammad Nasir atau biasa disapa Bang Nasir ini.
Nasir mengatakan secara kontinyu dirinya mengolah obat tradisional ini dalam bentuk botol dengan dua ukuran yakni ukuran 30 mil yang dipasarkan dengan harga Rp. 25 ribu per botol dan ukuran 60 Mil dengan harga Rp. 50 ribu.”Saat ini produk dalam bentuk botol 30 mil dan 60 mil,”cetusnya.
Nasir mengembangkan usaha pembuatan minyak sereh wangi dengan berbagai manfaat, mulai dari anti nyamuk, untuk pijat, campuran minyak kayu putih, minyak telon, menghilangkan jerawat di wajah, dan bahkan untuk membersihkan badan.
Minyak sereh wangi milik Nasir ini terbuat dari bahan alami yang diolah dengan cara tradisional, sehingga menghasilkan minyak sereh yang berkualitas tinggi dan kaya manfaat. (***)