Suratman juga meminta agar guru-guru penerima Dacil segera melapor ke DPRD Pulau Taliabu apabila masih ada oknum-oknum yang meminta setoran tunai tersebut di masa depan.

“Apabila ada oknum lagi maka segera melaporkan ke kami, kami akan telusuri lebih dalam terkait itu,” janji Suratman.

Mengenai isu ini, Suratman mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Pulau Taliabu, Haruna Masuku, yang membantah adanya perintah dari dinas tersebut untuk melakukan pemotongan atau pungutan terhadap tunjangan Dacil guru.

“Maka bisa dipastikan bahwa ini merupakan perilaku dari oknum-oknum tertentu. Untuk itu kami meminta kepada guru-guru penerima Dacil untuk tidak menanggapi hal-hal ini. Komisi II membuka ruang menampung aspirasi guru-guru,” tutupnya.

(**)